Suplai air bersih ke wilayah Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, masih mengalami gangguan akibat terputusnya pipa induk PDAM Unit Balai Karangan pascabanjir yang terjadi pada 9 Januari lalu. Kerusakan tersebut berdampak langsung pada distribusi air bersih bagi pelanggan, khususnya di kawasan kota Balai Karangan.
Kepala Unit PDAM Balai Karangan, Margareta Merry, menyampaikan bahwa hingga kini pelayanan air bersih belum dapat kembali normal. Meski demikian, pihaknya terus berupaya melakukan penanganan agar kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi.
“Banjir bandang pada 9 Januari lalu menyebabkan pipa induk berdiameter 10 inci menuju Kota Balai Karangan terputus, sehingga suplai air tidak bisa berjalan seperti biasa,” ujar Margareta saat ditemui di lokasi perbaikan pipa di Jembatan Balai IV, Senin (13/1/2026).
Sebagai langkah sementara, PDAM menyalurkan air bersih kepada warga menggunakan mobil tangki yang didatangkan dari kantor pusat PDAM di Sanggau. Distribusi ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan pasokan air selama proses perbaikan berlangsung.
“Untuk sementara, kami menyuplai air bersih dengan mobil tangki dari PDAM Sanggau,” katanya.
Selain itu, tim teknis PDAM juga tengah melakukan pemasangan sambungan pipa darurat guna mempercepat pemulihan layanan. Pipa sementara berdiameter 4 inci dipasang agar aliran air dapat kembali mengalir ke wilayah kota.
“Saat ini tim teknik sedang mengerjakan penyambungan pipa darurat agar air bisa kembali masuk ke kota,” tambah Margareta.
Pihak PDAM berharap upaya darurat ini dapat segera selesai sehingga pelayanan air bersih di Balai Karangan dapat kembali normal. PDAM juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi serta meminta masyarakat bersabar selama proses perbaikan dilakukan.
Sumber : Agus Alfian
Publisher : M. Fahrulrozzi

Tidak ada komentar
Posting Komentar