Pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Dusun Pengadang dengan Dusun Rintau B di Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, terus dikebut dan kini memasuki tahap akhir pengerjaan. Kepala Desa Pengadang, Leopeto Junaidi, mengatakan progres pembangunan jembatan tersebut telah mencapai sekitar 80 persen dan masih dikerjakan oleh pihak pemborong.
“Perkembangannya kurang lebih sudah 80 persen. Saat ini masih dalam proses pengerjaan oleh tim pemborong,” ujar Leopeto, Kamis (8/1/26).
Menurutnya, keberadaan jembatan ini akan memberikan manfaat luas, tidak hanya bagi warga Desa Pengadang, tetapi juga masyarakat di wilayah sekitar Kecamatan Sekayam, terutama mereka yang beraktivitas di kawasan pertanian Rintau B.
“Jembatan ini bukan hanya untuk warga Pengadang, tetapi juga masyarakat sekitar Kecamatan Sekayam yang menuju area pertanian,” jelasnya.
Selama ini, akses menuju lahan pertanian di Rintau B harus ditempuh melalui jalur memutar lewat Balai Karangan, yang membutuhkan waktu lebih lama. Dengan adanya jembatan gantung ini, jarak tempuh akan menjadi lebih singkat dan efisien.
“Kalau nanti sudah selesai, masyarakat tidak perlu lagi memutar jauh lewat Balai Karangan. Akses ke Rintau B akan lebih dekat,” tambahnya.
Leopeto berharap pembangunan jembatan sepanjang 80 meter dengan kapasitas beban hingga 5 ton ini dapat segera diselesaikan sesuai rencana, sehingga mampu mendukung konektivitas serta meningkatkan mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat di Kecamatan Sekayam.

Tidak ada komentar
Posting Komentar