Arus pelintas di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, mengalami penurunan signifikan akibat banjir yang merendam sejumlah ruas jalan lintas negara di wilayah Kecamatan Entikong, Sekayam, dan Beduai. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap kelancaran mobilitas orang di perbatasan Indonesia–Malaysia.
Supervisor Imigrasi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong, Trihaikal, mengatakan hingga saat ini situasi perlintasan di PLBN Entikong belum sepenuhnya kembali normal pascabanjir. Meski demikian, pelayanan keimigrasian tetap berjalan sebagaimana mestinya.
“Pasca banjir memang belum sepenuhnya normal seperti sebelum kejadian,” ujar Trihaikal saat ditemui di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong, pada Senin (12/1/2026).
Ia menjelaskan, dalam kondisi normal jumlah pelintas di PLBN Entikong berkisar antara 700 hingga 800 orang per hari. Namun, saat banjir melanda dan akses jalan terendam, jumlah tersebut turun cukup drastis.
“Biasanya di angka 700 sampai 800 orang per hari. Saat banjir kemarin hanya sekitar 300 hingga 400 orang,” jelasnya.
Meski jumlah pelintas menurun, pihak Imigrasi tetap menyiagakan personel untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Seluruh petugas tetap disiapkan guna memastikan pelayanan perlintasan berjalan dengan baik.
“Walaupun kondisinya seperti ini, kami tetap menyiapkan petugas agar pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal,” tambahnya.
Trihaikal berharap, seiring dengan surutnya banjir di jalur lintas negara, arus perlintasan di PLBN Entikong dapat kembali normal. Ia menegaskan komitmen Imigrasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa perlintasan.
Sumber: Agus Alfian
Publisher: Nurlaila Emilly
Tidak ada komentar
Posting Komentar