Kasus serangan Hewan Penular Rabies (HPR) di wilayah Sekayam kembali terjadi. Masyarakat diminta lebih waspada dan berhati-hati, terutama terhadap anjing yang diduga membawa rabies.

Kepala Desa Balai Karangan, Erzan, menyampaikan bahwa kejadian ini merupakan serangan kedua. Sebelumnya, lima warga menjadi korban di Balai Karangan V. Kini, dua warga kembali diserang secara tiba-tiba, salah satunya merupakan siswa SDN 2 Balai Karangan, Jumat (6/2/26).

Erzan menjelaskan, hasil pemeriksaan laboratorium terhadap kepala anjing suspek rabies di Balai Karangan V menunjukkan hasil positif. Sementara itu, anjing yang diduga suspek pada kejadian terbaru telah dilumpuhkan dengan cara ditembak dan kepalanya akan kembali diuji di laboratorium.

“Seluruh korban gigitan anjing sudah mendapat penanganan medis di Rabies Center Puskesmas Sekayam,” ujar Erzan.

Di sisi lain, Kapolsek Sekayam AKP Sutikno mengimbau warga agar selalu waspada terhadap HPR. Ia juga meminta para pemilik hewan untuk tidak melepasliarkan hewan peliharaannya guna mencegah penyebaran rabies serta menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

“Kami akan melakukan penertiban terhadap HPR liar, karena di Sekayam mulai marak terjadi serangan anjing yang diduga suspek rabies,” tegas Sutikno.

Sumber : Agus Alfian
Publisher : Meirina Elisabeth Br Sebayang